Senin

Pasta Gigi Anak dan Bayi Balita Odol Tanpa Fluoride Yang Aman dan Terbaik

Iklan



Berbicara masalah kesehatan gigi dan mulut bayi, tidak lengkap rasanya tanpa membahas mengenai pasta gigi anak dan bayi odol tanpa fluoride. Banyak para ibu yang menyerahkan kualitas sebuah produk bagi bayinya hanya berdasarkan harga mahal dan barang buatan luar negeri. Padahal, dengan harga yang mahal, best sellerr serta barang impor bukan berarti menjamin bahwa produk tersebut berkualitas dan aman dikonsumsi .


Termasuk juga pasta gigi anak. Banyak para ibu ketika berbelanja di supermarket memberikan patokan pasta gigi yang berkualitas adalah sebuah barang impor dengan harga mahal. Padahal belum tentu hal tersebut mampu memberikan kualitas yang baik bagi bayinya. Termasuk juga tidak ada jaminan bahwa pasta gigi tersebut bebas dari flouride.

Pasta Gigi Anak dan Bayi Balita Odol Tanpa Fluoride Yang Aman dan Terbaik


Flouride adalah sebuah senyawa kimia yang terkandung pada pasta gigi yang berguna untuk memperkuat gigi. Meskipun berguna bagi kekuatan gigi, namun bukan berarti tanpa sisi negatif. Flouride hanya digunakan untuk menggosok dan membersihkan gigi. Bukan untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, setelah menggosok gigi dengan pasta gigi, segeralah untuk meludah dan bersihkan sisanya dengan cara berkumur sampai bersih.
Bahaya flouride pada pasta gigi

Jika flouride ini tertelan dan terendap serta terakumulasi pada tubuh terutama pada kelenjar dan tulang, akan mengakibatkan kacaunya beberapa fungsi organ penting dalam tubuh. Flouride yang berlebihan pada tubuh juga bisa menyebabkan gangguan fungsi otak dan memperbesar resiko penyakit alzheimer.

Bayi ketika usia di bawah satu tahun, akan susah sekali diajarkan untuk meludah dan membersihkan mulut setelah menggosok gigi dengan pasta gigi. Oleh karena itu, pintar-pintarlah ibu untuk mencarikan produk pasta gigi untuk banyinya dengan bahan yang bebas dari flouride.
Kapan bayi punya gigi dan memakai pasta gigi ?

Sebagian besar bayi akan mulai mempunyai gigi di bawah usia 6 bulan. Oleh karena itu, ibu bisa memulai memperhatikan kebersihan gigi dan mulut ketika bayi berusia 4 bulan. Caranya, ibu bisa mengelap dan membersihkan bagian depan dan belakang gigi serta bagian mulut lainnya dengan menggunakan kain basah dan bersih setiap si kecil selesai makan dan minum susu. Atau pula ibu bisa menggunakan sikat gigi dengan bulu lembut yang banyak dijual di apotik dan toko obat.


Sebaiknya menggunakan pasta gigi ketika bayi sudah berusia di atas 18 bulan. Gunakan pasta gigi dengan kandungan flouride yang rendah. Jika ingin menggunakan pasta gigi khusus bayi ketika bayi sudah mulai tumbuh gigi, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.


Banyak pilihan dan merk pasta gigi anak dan bayi odol tanpa fluoride. Sepert merk orajel baby, merk gerber, dan tooth and gum cleanser. Untuk menghindari dampak negatif, ibu perlu memastikan bahwa bayi telah bisa berkumur ketika menggunakan pasta gigi ini. Agar pasta gigi tidak tertelan dan terakumulasi di dalam tubuh.


Karena usia bayi masih kecil dan rentan, maka usahakan untuk mengunjungi dokter gigi ketika bayi telah berusia 6 bulan atau pertama kali bayi keluar gigi. Selanjutnya, adakan kunjungan dan pemeriksaan yang rutin untuk setiap enam bulan selanjutnya.


Pastikan bahwa gigi si kecil selalu terjaga kesehatan serta kebersihannya. Selain nampak indah, juga akan mengurangi resiko sakit gigi seperti gigi keropos dan berlubang. Ibu yang cerdas, pastilah harus tahu informasi mengenai pasta gigi anak dan bayi odol tanpa fluoride.

Demikian ulasan tentang pasra gigi anak bayi dari obatsakitgigi.org semoga manfaat dan jangan lupa nge-sharenya.
PREVIOUS ARTICLE Lawas: Obat Sakit Gigi
 

Delivered by FeedBurner